Jakarta – Sebagai wujud komitmen nyata dalam menerapkan Sistem Manajemen Keselamatan dan Kesehatan Kerja (SMK3) serta memitigasi risiko di lingkungan kerja, PT Sertifikasi Kompetensi Mandiri (PT SKIM) berkolaborasi dengan PAM Jaya menyelenggarakan program "Pembinaan Petugas Regu Penanggulangan Kebakaran Kelas C".
Kegiatan edukatif dan taktis ini dilaksanakan dalam dua gelombang, yaitu pada tanggal 14–16 Mei 2025 dan 20–22 Mei 2025, bertempat di salah satu pos Pemadam Kebakaran Jakarta. Pelatihan ini diikuti oleh puluhan personel gabungan yang disiapkan untuk menjadi garda terdepan dalam menghadapi situasi darurat kebakaran di lingkungan operasional perusahaan.
Fokus pada Risiko Kebakaran Elektrikal (Kelas C)
Pembinaan ini secara khusus dirancang untuk memberikan kualifikasi Kelas C, yang berfokus pada penanggulangan kebakaran yang dipicu oleh masalah elektrikal, kegagalan instalasi listrik, ataupun peralatan elektronik bertegangan. Mengingat utilitas publik dan perkantoran sangat bergantung pada pasokan listrik, pemahaman mendalam mengenai klasifikasi kebakaran ini menjadi hal yang sangat krusial.
Selama beberapa hari pembinaan, para peserta mendapatkan pembekalan intensif yang memadukan teori di dalam kelas dan simulasi basah di lapangan. Materi yang diberikan meliputi:
Identifikasi Risiko Kebakaran Listrik: Memahami karakteristik api yang dipicu oleh hubungan arus pendek (korsleting) serta penanganan awal yang aman tanpa risiko tersengat listrik.
Teknik Pemadaman Taktis: Praktik langsung penggunaan Alat Pemadam Api Ringan (APAR) dengan media khusus yang non-konduktif (seperti Carbon Dioxide/CO2 atau dry chemical powder).
Manajemen Evakuasi & Penyelamatan: Simulasi pengorganisasian regu saat kondisi darurat guna memastikan seluruh karyawan dan aset penting dapat dievakuasi dengan cepat dan terstruktur.
Sinergi untuk Mewujudkan Zero Accident
Kolaborasi antara PT SKIM sebagai lembaga pembinaan dan sertifikasi bersama PAM Jaya ini menegaskan bahwa keselamatan kerja bukan lagi sekadar pemenuhan regulasi, melainkan sebuah budaya yang harus melekat pada setiap personel.
Perwakilan instruktur dari Pemadam Kebakaran Jakarta yang memandu jalannya praktik lapangan mengapresiasi antusiasme tinggi dari para peserta yang hadir mengenakan wearpack merah dan helm keselamatan lengkap. Mereka menekankan bahwa kecepatan respons pada menit-menit awal terjadinya penyalaan api adalah kunci utama untuk mencegah terjadinya kebakaran skala besar.
Melalui pembinaan intensif ini, para petugas yang telah dinyatakan kompeten diharapkan mampu membawa perubahan positif, meningkatkan standar proteksi kebakaran internal, serta mewujudkan lingkungan kerja yang aman, andal, dan zero accident baik bagi PT SKIM maupun PAM Jaya.