Jamin Regulasi dan Keselamatan Kerja, PT Farida Jaya Ilham Gandeng PT SKIM Gelar Sertifikasi Alat Berat (SIO) Excavator


JAKARTA – Guna memastikan kepatuhan regulasi ketenagakerjaan serta memperkuat implementasi Keselamatan dan Kesehatan Kerja (K3) di lingkungan proyek, PT Farida Jaya Ilham secara resmi menggelar program "Sertifikasi & Pelatihan Alat Berat (SIO) Excavator". Agenda taktis yang berfokus pada peningkatan kompetensi dan legalitas operator ini diselenggarakan pada hari Kamis, 25 Juni 2026, berkolaborasi dengan PT Sertifikasi Kompetensi Mandiri (PT SKIM) sebagai lembaga pembinaan resmi.

Langkah strategis ini diambil oleh manajemen PT Farida Jaya Ilham untuk merespons ketatnya pengawasan terhadap standardisasi operasional infrastruktur dan konstruksi nasional. Penggunaan alat berat, khususnya ekskavator, memiliki tingkat risiko (high risk) yang sangat tinggi, sehingga menuntut adanya pengakuan kompetensi formal berupa Surat Izin Operasional (SIO) yang sah bagi setiap operator yang bertugas.


Pemenuhan Regulasi Menuju Standar Industri Modern

Pelatihan yang berlangsung secara intensif di area lapangan ini tidak hanya menguji aspek kemampuan teknis semata, melainkan juga menekankan kedisiplinan terhadap regulasi Peraturan Menteri Ketenagakerjaan (Permenaker). Kehadiran PT SKIM sebagai mitra sertifikasi memastikan bahwa seluruh proses pengujian, baik secara teori maupun praktik, telah berjalan sesuai dengan Standard Operating Procedure (SOP) nasional.

Selama agenda sertifikasi, para operator dari PT Farida Jaya Ilham mendapatkan pembekalan dan penilaian ketat pada aspek-aspek krusial berikut:

  • Pemeriksaan Pra-Operasional (Pre-Start Check): Operator diwajibkan melakukan inspeksi menyeluruh pada unit ekskavator sebelum mesin dinyalakan. Hal ini mencakup pengecekan kebocoran sistem hidrolik, volume oli, kondisi track, fungsi bucket, hingga kesiapan panel instrumen keselamatan di dalam kabin.

  • Teknik Pengoperasian dan Stabilitas Alat: Peserta diuji kemampuannya dalam melakukan manuver taktis, mulai dari penggalian (excavating), pemuatan material (loading), hingga pergerakan unit di medan yang tidak rata atau miring dengan tetap menjaga titik keseimbangan alat berat.

  • Komunikasi Keselamatan di Tempat Kerja: Penekanan khusus diberikan pada penggunaan isyarat tangan (hand signals) standar K3 serta koordinasi visual dengan personel rigger atau pengawas darat guna menghindari risiko tabrakan atau kecelakaan kerja (senggolan) di area proyek.

Sinergi Kuat Demi Mewujudkan Zero Accident

Dalam dokumentasi kegiatan di lapangan, seluruh jajaran operator PT Farida Jaya Ilham, manajemen, serta perwakilan asesor dari PT SKIM melakukan sesi foto bersama di depan alat berat ekskavator Komatsu PC200 berwarna kuning. Seluruh personel tampak disiplin mengenakan Alat Pelindung Diri (APD) wajib, mulai dari safety helmet putih, rompi reflektif, hingga sepatu pelindung (safety shoes).

Sinergi yang solid antara PT Farida Jaya Ilham dan PT SKIM ini menegaskan bahwa aspek keselamatan bukan lagi sekadar pelengkap administrasi, melainkan pilar utama dalam menjaga kelangsungan operasional bisnis.

Melalui pelaksanaan pelatihan dan sertifikasi yang tepat sasaran ini, PT Farida Jaya Ilham kini memiliki barisan operator yang tidak hanya andal secara operasional, melainkan juga patuh secara hukum. Langkah nyata ini diharapkan mampu meminimalkan risiko kerusakan aset, mengoptimalkan efisiensi waktu kerja di lapangan, serta berkontribusi langsung dalam mewujudkan target Zero Accident di seluruh lini proyek perusahaan.

Administrator

PT Serifikasi Kompetensi Mandiri
"Faster and Affordable"